"Jane"
Brian kini meraih pergelangan tanganku, membuat pandangan Dowoon yang melihat berubah tak senang.
"Apa?"
"Darimana kau mendapatkan nomorku?"
"Melayani jasa sedot WC"
"HEI aku serius!!"
Dowoon yang berada dibelakangku, berhasil dibuat tertawa cekikikan.
"Apakah itu penting?"
"Nomorku sangat privasi, tidak sembarangan orang dapat memilikinya"
"Siapa kau, selebriti?"
"Jangan sering mengirim chat denganku, karena aku mungkin tidak akan membalasnya"
"Dih!"
"Semakin lama kau mengenalku, mungkin aku akan semakin menarik nantinya"
"Kau sudah minum obatmu?" Dowoon yang menyaksikan ikut menceletuk sebal.
"Bisakah kau pergi saja?"
"Aku memang akan segera pergi"
Komentar